Cari

TIPS! Mengatasi Overthinking dan Menjadi Kreatif

Apakah kalian sering mengalami overthinking?

Jangan khawatir ya karena hal ini adalah wajar saja, tetapi yang menjadi tidak wajar ketika kita tidak dapat mengkontrol overthinking tersebut. Karena jika berlebihan, maka dapat menimbulkan sakit mental. Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat mengkontrol overthinking? Simak artikel berikut ini ya...



Apa sih itu overthinking?

Overthinking adalah istilah yang sering ditujukan untuk orang-orang yang terlalu banyak berpikir. Orang yang bersikap seperti ini sering kali memikirkan hal-hal secara berlebihan. Terlalu sering berpikir berlebihan dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Orang yang terlalu banyak berpikir umumnya tidak menyadari jika mereka memiliki sikap ini.


Mari kita perhatikan bersama! Menurut penelitian bahwa di dalam kepala ini kita memiliki kurang lebih 6.000 pikiran hanya dalam kurun waktu satu hari saja, sangat banyak sekali bukan? Makanya tidak heran jika akhirnya kita menjadi overthinking, tetapi janganlah khawatir karena hal ini menunjukkan bahwa artinya kita masih seorang manusia. Inilah yang membedakan manusia dengan hewan yaitu kita sebagai manusia kita masih dapat berpikir. Namun tetap perlu diingat bahwa overthinking ini jangan sampai akhirnya malah merusak kesehatan mental emosional kita karena terlalu berlebihan.


Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu melakukan aktivitas, nah biasanya jika kita sedang beraktivitas kita tidak menjadi overthinking karena kita sudah disibukkan dengan banyak hal. Namun saat ada jeda waktu atau saat kita tidak sedang melakukan apa-apa atau saat kita akan memulai suatu kegiatan, barulah overthinking ini muncul di dalam pikiran kita.


Lalu bagaimana cara kita mengatasi overthinking tersebut?

Kita harus dapat mengolah pikiran yang berlebihan tersebut menjadi suatu hal yang dapat menjadikan kita lebih kreatif dan lebih bermanfaat bagi diri kita. Oleh karena itu, lakukanlah beberapa hal berikut ini:


1. Fokuslah hanya pada sesuatu yang bisa kita kendalikan!

Seperti istilah berikut ini "be focus with what you can control dan lupakan hasilnya! Maksudnya bukan lantas dilupakan begitu saja ya, namun seperti yang pernah dikatakan oleh Krishna di dalam buku Bhagavad Gita yaitu "don't think the fruits of the action!" Artinya adalah jangan memikirkan hasil, yang terpenting adalah fokus pada prosesnya yang akan menjadi tanggung jawab kita. Sehingga saat kita sudah merasa bertanggung jawab, pasti kita akan melakukan yang terbaik dan semaksimal mungkin agar hasil yang akan kita dapatkan sesuai dengan usaha yang sudah kita lakukan sebelumnya.



2. Belajarlah membudayakan emosi yang positif!

Contohnya adalah sebagai berikut: ketika kita baru saja ditinggalkan oleh pacar atau orang yang disayang, pasti kita akan merasa sedih, berduka, dan larut terlalu lama. Kemudian adalah seorang teman yang datang dan memberi semangat, "aku tau pasti yang namanya ditinggal oleh orang yang kita sayang itu berat sekali dan menyedihkan, tapi kamu jangan lupa ya bahwa masih ada kita-kita disini yang masih membutuhkanmu loh." Sejenak kita berpikir dan akhirnya tercerahkanlah pikiran kita dengan semangat dari teman tersebut. Emosi kesedihan yang sedang kita rasakan tadi, dapat kita jadikan emosi yang positif dengan mengubah mindset kita "oh iya ya, ternyata masih banyak orang-orang disekitar yang membutuhkanku, memperdulikanku, dan menyayangiku, juga bisa memperoleh cinta dariku."


3. Cobalah untuk melakukan perkerjaan simple!

Biasanya saat kita sedang nganggur atau tidak melakukan apa-apa, overthinking tersebut akan muncul di pikiran kita. Oleh karena itu, lakukanlah hal-hal simple saat kalian mengalami hal tersebut. Contohnya seperti: beberes kamar, membersihkan rumah mungkin dengan menyapu lantai atau mencuci piring atau mencuci baju, kemudian beberes meja kantor juga dapat kita lakukan. Setidaknya kita dapat mengalihkan pikiran kita sejenak sehingga tidak menjadi overthinking.



4. Lakukanlah meditasi!

Sudah dibuktikan oleh banyak pengalaman bahwa dengan melakukan meditasi kita dapat menurunkan stress, mengatasi kecemasan dan kegelisahan, bahkan dapat mencegah depresi, dan masih banyak manfaat lainnya.


5. Lakukanlah pranayam!

Pranayam adalah suatu latihan atau olah pernapasan. Sebenarnya prana sendiri artinya adalah aliran kehidupan yang dapat dilakukan melalui nafas. Ketika kita dapat mengolah nafas maka pikiran kita akan menjadi lebih tenang dan terkontrol, karena menurut penilitian bahwa nafas memang ada kaitannya dengan mind kita.


6. Cobalah secara sadar mengakui bahwa kita sedang overthinking!

Contohnya adalah saat kita harus mempersiapkan sebuah presentasi. Daripada kita memikirkan banyak hal seperti: "Aduh bagaimana nanti saya presentasi supaya bagus ya?" "Apa yang harus saya lakukan untuk memulainya?" "Bagaimana dengan konten presentasinya ya?" dan masih banyak pikiran-pikiran lainnya. Nah kalo hanya terus menerus overthinking, akhirnya malah yang terjadi adalah procrastination yaitu penundaan. Kita malah akan menunda-nunda pekerjaan tersebut. Inilah yang akan menjadi masalah dari overthinking yaitu kita akan sulit untuk melangkah karena terlalu banyak dipikirkan saja namun tidak dikerjakan.

Cobalah sebuah trik ini: dimana kita membayangkan bahwa diri kita ini seperti dewa yang memiliki banyak tangan. Dengan tangan-tangan tersebut kita dapat mengerjakan suatu pekerjaan dengan maksimal, tangan yang satu mencari referensi untuk presentasi, tangan yang satu lagi mengerjakan konsep dari setiap slidenya, dan tangan-tangan yang lain lagi mengerjakan hal lainnya yang berkaitan dengan presentasi.

Kita juga dapat mentertawakan diri sendiri, karena dengan mentertawakan diri sendiri akan menjadikan tubuh menjadi lebih rileks. Lalu kita ganti skenario mindset di dalam pikiran kita dengan mempersiapkan: "Bagaimana template presentasi yang akan digunakan?" "Referensi dari mana yang akan kita ambil?" Sehingga saat kita sudah selesai membayangkan semuanya dan sudah siap didepan komputer, kita akan memiliki mindset yg berbeda menjadi lebih fresh dan siap untuk mengerjakan presentasi tersebut.



7. Lakukanlah journaling!

Cobalah untuk menulis unek-unek yang ada di dalam tubuh dan kita keluarkan melalui bentuk tulisan. Kita dapat tuliskan: mengapa kita bisa overthingking, atau apa yang sedang kita cemaskan selama ini sehingga menjadi overthinking, dll. Latihan seperti ini dapat membantu mengeluarkan unek-unek atau sampah di dalam diri. Karena setelah selesai menulis, maka perasaaan dan pikiran kita akan merasa plong atau lega seperti saat kita selesai membuang sampah


8. Ubahlah situasi Anda!

Inilah yang sering dilakukan oleh Einsten. Ketika Beliau sudah merasa pusing memikirkan suatu formula, maka Beliau akan menjauhi meja kerjanya dan mendekati, duduk di depan fire place (perapian di dalam rumah). Dengan duduk santai sambil melamun beberapa saat, hal ini dapat membantu kita untuk merilekskan pikiran yang sedang penuh. Namun ingat ya! Saat melamun beberapa saat, jangan malah menjadi overthinking. Namun kita benar-benar merilekskan diri sejenak, dapat dibantu juga dengan mendengarkan lagu yang enak untuk mengiringi. Hal ini dapat membantu untuk mengurangi overthinking.



9. Cobalah lakukan fokus pada satu hal dengan menatap satu titik!

Ini adalah latihan yang bagus untuk meningkatkan fokus dan konsetrasi kita. Di dalam kelas Meditasi dan Yoga bersama AKC Joglosemar yang kita sebut dengan latihan Ananda's Neo Self Empowerment yaitu latihan untuk memberdaya diri, ada satu latihan untuk melatih fokus tersebut dengan memandang lilin. Dimana mata kita akan menatap cahaya api pada lilin dan sambil memperhatikan nafas kita. Jadi mind dan kesadaran kita akan hanya fokus pada cahaya lilin tersebut. Adapula cara yang lain yaitu dengan keluar rumah sejenak, kemudian kita dapat menatap alam disekitar, seperti: awan, pohon, tanaman,dll. Namun jangan dipelototin ya, tatap saja dengan lembut untuk beberapa saat sambil memperhatikan nafas kita.


10. Rutinlah berolahraga!

Olahraga tidak harus dilakukan di tempat gym. Kita bisa melakukan olahraga di rumah dengan melakukan: push up, jumping jack, streching, ataupun yoga. Karena dengan cara inilah kita menjadi tidak overthinking.


11. Lakukanlah istirahat singkat!

Atau dengan kata lain kita sebut dengan power nap. Dalam tradisi Jepang, seperti yang tertulis dalam buku Ikigai & Beyond - Kebijakan Jepang Kuno bagi Manusia Modern yang ditulis oleh Bapak Anand Krishna,