Cari

Mengikis Sifat Egoisme Dalam Diri

"Apapun yang kau lakukan, pikirkan kepentingan orang lain juga. Jika kau tidak bisa membantu, setidaknya janganlah sekali-kali untuk mencelakai orang lain karena perbuatanmu." - Anand Krishna

Ego Based dapat Menimbulkan Perselisihan

Mengapa tidak ada kedamaian di dunia ini? Karena masih adanya pembagian sehingga timbullah friksi atau perselisihan. Pembagian dan pengkotak-kotakan sudah terjadi menyeluruh dalam setiap kehidupan manusia, seperti: pembagian negara, pembagian agama, pembagian ras, warna kulit, geografi dan lain sebagainya. Semua orang menginginkan kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran, akan tetapi hanya kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran bagi dirinya dan bagi kelompoknya saja. Dan itu semua dimulai dari pendidikan yang "ego based". Selama ini, kita tidak diajarkan untuk memperhatikan kepentingan orang lain. Beban kurikulum pada anak sekolah sudah terlalu besar, sehingga anak-anak terlalu sibuk menyelesaikan tugasnya sendiri. Apalagi memberikan perhatian kepada orang lain, pekerjaan rumah tangga sehari-hari saja, orang tua atau pembantu yang mengerjakannya. Padahal egoisme berada di belakang kerakusan manusia.



Belajar pada Sel-Sel Tubuh Kita

Kata pakar kesehatan, di dalam setiap 1 kg manusia terdapat sekitar 1 trilyun sel. Setiap sel merupakan unit kehidupan tersendiri, dia hidup – lahir untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Dia makan sari-sari makanan yang disupply lewat aliran darah dan bernafas mengambil oksigen yang dibawa oleh darah. Dia membuang sisa-sisa makanan dan karbon dioksida, dan akhirnyapun mati. Selanjutnya, akan ada sel baru lagi yang menggantikannya. Setiap sel tetap memperhatikan kebutuhan personal, kebutuhan pribadi. Akan tetapi sel tubuh kita bertindak sesuai dengan inteligensia pada dirinya, mereka berkarya demi keseluruhan tubuh kita bukan untuk diri pribadi mereka saja.


Sel darah putih bisa membedakan antara bakteri musuh yang berbahaya dan sari makanan yang bermanfaat. Contohnya: informasi rasa manis yang ada pada lidah dibawa ke otak melalui barisan ribuan sel syaraf yang bersedia berestafet untuk mengantarkan informasi. Sel-sel dalam tubuh ini saling memahami tugas sel-sel yang lain, saling membantu, dan bekerjasama bagi keseluruhan.


Berikut terdapat 8 pelajaran yang bisa kita ambil dan kita pelajari dari sel tubuh kita, antara lain:


1. Tidak mementingkan dirinya sendiri

Setiap sel setuju untuk bekerja sama demi kesejahteraan keseluruhan. Mereka tidak hanya memikirkan kepentingan pribadinya saja, melainkan kepentingan keseluruhan.


2. Kebersatuan

Sebuah sel berhubungan dengan segala sel lainnya. Molekul-molekul utusan berpacu ke mana-mana untuk memberitahu tentang hasrat atau niat.


3. Kesadaran

Sel-sel beradaptasi dari saat ke saat. Mereka tetap fleksibel agar dapat memberikan respon terhadap situasi-situasi yang ada.


4. Penerimaan

Sel-sel saling mengenal satu sama lain sebagai sel yang memiliki peran yang sama pentingnya. Setiap fungsi dalam tubuh saling tergantung satu dengan lainnya.


5. Keberadaan sel

Sel-sel tersebut patuh kepada siklus universal yang berupa istirahat dan aktif. Hal tersebut diekspresikan seperti gerakan hormon, tekanan darah, dan irama pencernaan yang berfluktuasi.


6. Efisiensi

Sel-sel berfungsi dengan pengeluaran energi yang sekecil mungkin. Umumnya sebuah sel menyimpan hanya tiga detik makanan dan oksigen di dalam dinding selnya.


7. Pembentukan ikatan

Karena kesamaan warisan genetika, maka sel-sel itu tahu bahwa mereka pada dasarnya adalah sama. Fakta bahwa sel hati itu beda dengan sel jantung tidak meniadakan kesamaan identitas mereka, yang tidak berubah-ubah.


8. Memberi

Kegiatan utama sel adalah memberi, yang akan memelihara integritas sel-sel lainnya.


Itulah ke-8 pelajaran dari sel yang dapat kita ambil. Untuk melatih ego kita agar tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi saja, namun juga kepentingan orang lain, dan meningkatkan kesadaran kita dari kesadaran mental atau emosional ke kesadaran inteligensia, maka salah satunya caranya adalah dengan rutin berlatih Meditasi dan Yoga.



SEGERA IKUTI!

Kelas Meditasi dan Yoga bersama AKC Joglosemar via Offline maupun Online

  • Ananda’s Neo Self Empowerment : Setiap Senin Pukul 19.00 WIB (Offline)

  • Ananda’s Neo Self Empowerment : Setiap Sabtu Pukul 16.00 WIB (Online)

  • Ananda’s Neo Kundalini Yoga : Setiap Kamis Pukul 19.00 WIB

Informasi dan Pendaftaran: 087888858858 / 0816677225 / 082227774618


Simak video berikut untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai "Who Am I? Self Discovery and Surrender of the Ego" di dalam diri ya!

https://youtu.be/oHhWvDWB9s8