Cari

Mengapa harus Beralih menjadi Vegetarian?


Kita semua pernah mendengar pepatah lama berikut ini:
"Kamu adalah apa yang kamu makan"

Tetapi apakah Anda pernah berpikir bagaimana kebenaran pepatah tersebut? Sederhananya, nutrisi sehat adalah kunci untuk kesehatan diri. Kita semua memiliki hingga 100 trilyun sel di dalam tubuh dan masing-masing sel tersebut menuntut pasokan konstan nutrisi sehari-hari agar dapat tetap berfungsi secara optimal. Makanan mempengaruhi semua sel-sel tersebut, dengan kata lain, setiap aspek dari keberadaan kita, seperti: suasana hati, tingkat energi, mengidam makanan, kapasitas berpikir, gairah seks, kebiasaan tidur, dan kesehatan umum.



Makanan mengandung kombinasi nutrisi dan zat sehat lainnya. Tidak ada makanan tunggal yang dapat menyediakan semua nutrisi dalam jumlah yang Anda butuhkan. Misalnya saja, jeruk memberikan vitamin C tetapi tidak terdapat kandungan vitamin B12 di dalamnya. Contoh lain yaitu, keju memberikan vitamin B12 tetapi tidak memberikan vitamin C. Untuk memastikan Anda mendapatkan semua nutrisi dan zat lainnya yang diperlukan untuk kesehatan, maka pilihan makanan yang akan Anda makan adalah hal yang tepat. Memilih jumlah yang direkomendasikan dari porsi harian dari masing-masing lima besar kelompok makanan yaitu: biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan, susu, dan kacang-kacangan.


Diet Vegetarian dan Kebutuhan Nutrisi

Beberapa orang melakukan diet vegetarian karena alasan budaya, keyakinan, atau kesehatan. Vegan adalah murni hanya mengkonsumsi produk nabati saja, hanya makan-makanan yang berasal dari tanaman. Namun, kebanyakan vegetarian masih mengkonsumsi produk susu dan telur, disebut dengan lacto ovo vegetarian tetap mendapatkan kesehatan yang sangat baik. Anda bisa mendapatkan cukup nutrisi dari diet vegetarian selama variasi dan jumlah makanan yang dikonsumsi memadai. Daging, ikan, dan unggas merupakan kontributor utama dari protein, dan dalam diet vegetarian kita harus memberikan perhatian khusus untuk mendapatkan protein tersebut dengan menggantinya melalui sayur-sayuran. Faktanya bahwa konsentrasi protein pada tanaman ternyata lebih tinggi daripada hewan.



Selain itu, diet vegetarian untuk anak-anak membutuhkan perhatian yang cukup ekstra agar memastikan kecukupan vitamin D dan kalsiumnya tetap tercukupi, yang biasanya didapatkan dari produk susu.


Apa Bedanya menjadi Vegetarian dan Tidak?

Kadang muncul pertanyaan, "bukankah sama saja jika menjadi vegetarian kita memakan tanaman, dengan kita memakan daging karena keduanya (tanaman dan hewan) adalah makhluk hidup?"

Mari kita bahas lebih lanjut bahwa tanaman itu bertumbuh, bukan lahir seperti halnya manusia dan hewan. Tanaman jika kita petik daunnya ataupun buahnya maka tanaman tersebut tidak lngsung mati, ia akan tetap hidup. Itu artinya bahwa kita tidak membunuh makhluk hidup tersebut. Lain halnya jika kita memakan daging, berarti kita harus membunuh hewan terlebih dahulu sebelum kita jadikan makanan. Selain itu, mind di dalam tanaman itu sangat kecil sehingga tidak akan mempengaruhi kita, tidak seperti mind yang ada di dalam hewan dan manusia. Dan resiko penyakit untuk pemakan daging ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan seorang vegetarian.


Penasaran bukan, mengapa kita harus beralih menjadi vegetarian? Simak video berikut untuk tahu lebih jelasnya ya!

https://youtu.be/i2ewk_JTp1k
8 tampilan0 komentar

Postingan Terkait